Apa sih bedanya profesional dengan amatir? Kamu yang sudah bekerja pasti dihadapkan dengan orang-orang yang mungkin kamu anggap sebagai amatiran. Tapi tunggu, apakah kamu sendiri bukan amatir? Jangan lupakan untuk selalu introspeksi diri dulu sebelum menilai orang lain. Apalagi dalam dunia kerja, kamu harus bisa menentukan sikap profesional. Bukan hanya untuk dinilai baik, tapi untuk menunjukkan bahwa kamu orang yang bertanggung jawab.

Jika kamu merasa kamu orang yang profesional, maka kamu harus punya semua kualitas di bawah ini. Tapi kalau kamu sendiri merasa kamu belum melakukannya, jawab sendiri saja apakah kamu itu profesional, atau amatir?

1. Punya keterampilan yang tinggi dan cukup

Orang yang terampil akan berpikir secara inovatif dan kreatif. Dia memiliki cara pandang yang berbeda dari orang kebanyakan. Pastinya, orang seperti ini sangat dibutuhkan dalam bidang pekerjaan manapun. Profesionalitas menuntut keterampilan dalam pekerjaan. Kamu tidak bisa mengatakan dirimu profesional tanpa terampil menyelesaikan pekerjaanmu.

2. Memiliki ilmu dan pengalaman

Orang yang berilmu tapi tidak berpengalaman akan membuatnya kebingungan saat ditempatkan dalam sebuah pekerjaan. Sedangkan orang yang berpengalaman, akan otomatis mendapatkan ilmu dari pengalamannya tersebut. Orang yang profesional memiliki kedua hal tersebut dalam dirinya. Dia tahu bahwa ilmu dan pengalaman itu saling berhubungan dan tidak bisa dipisahkan.

3. Mampu menganalisa dan mengantisipasi

Dalam penyelesaian pekerjaan, pasti ada yang namanya observasi atau analisa terhadap pokok permasalahan. Orang yang amatir, biasanya akan langsung menyerah sebelum menyelesaikan. Berbeda dengan orang profesional yang mampu mengumpulkan data kemudian menganalisannya untuk menentukan poin yang harus diselesaikan. Pada dasarnya, orang yang profesional itu punya sifat yang pantang menyerah.

4. Dapat berkembang secara mandiri

Dalam artian tidak tergantung oleh siapapun. Entah itu rekan kerja atau satu bidang pekerjaan. Ada banyak perusahaan yang menuntut pekerjanya mampu untuk ditempatkan dalam berbagai bidang dan case seperti ini tentu hanya bisa dijalankan oleh orang yang profesional.

5. Memberikan perencanaan dan implementasi terbaik

Orang yang profesional tidak akan asal bicara dan memutuskan sesuatu tanpa pertimbangan. Saat bekerja, dia bukan hanya jago merencanakan tapi juga menerapkan. Dengan kata lain, orang yang profesional adalah orang yang punya integritas terhadap dirinya sendiri. Dia mampu melakukan apa yang dia katakan dan menerapkan apa yang dia susun.

Profesionalitas akan membuatmu tampak lebih menonjol daripada yang lain. Bukan hanya itu, pekerjaanmu jadi lebih tertata karena kamu bisa memisahkan diri dengan baik antara kehidupan pribadi dan pekerjaanmu. Bahkan sekalipun ada masalah yang tak bisa kamu hindari dari rekan kerjamu, itu tidak akan memengaruhi hasil kerjamu.